5 Aplikasi Pantau Banjir di Jakarta dan Sekitarnya

aplikasi pantau banjir
Aplikasi Pantau Banjir | Foto: Viva

Tahun baru 2020, masyarakat Jakarta dan sekitarnya malah berjibaku dengan banjir yang merendam sejumlah wilayah. Karena itu, sebaiknya kamu mulai update informasi seputar lokasi banjir. Salah satu caranya adalah menggunakan aplikasi pantau banjir.

Pada artikel kali ini, kami akan memberikan daftar aplikasi yang bisa kampu pakai untuk memantau banjir di Jakarta dan sekitarnya. Berikut ini adalah daftarnya:

1. Twitter

Iya, kamu gak salah baca.

Sebagai aplikasi media sosial, Twitter masih dipercaya oleh masyarakat untuk mengetahui situasi atau kondisi terkini terkait isu apapun.

Saat ini, sudah ada tagar #banjir2020 yang dipakai oleh warganet di Jakarta dan sekitarnya untuk menyampaikan kabar terkini seputar kondisi banjir di lingkungan sekitarnya.

Selain itu, ada juga sejumlah akun Twitter yang musti di-follow untuk mengantisipasi lokasi yang terkena banjir agar kamu bisa menghindari dan mencari jalur alternatif. Berikut akun-akun Twitter tersebut:

  1. Traffic Management Centre Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (@TMCPoldaMetro)
  2. Radio Elshinta (@RadioElshinta)
  3. Dinas SDA Jakarta (@DinasSDAJakarta)
  4. BPBD DKI Jakarta (@BPBDJakarta)

2. Pantau Banjir

Aplikasi ini dikembangkan oleh Pemprov DKI Jakarta, yang sebenarnya berfungsi untuk memberikan informasi ketinggian air di wilayah setingkat RW, dan beberapa sarana pendukung drainase.

Aplikasi ini memiliki fitur pelaporan ketinggian banjir di lokasi tertentu, informasi tinggi di pintu air, wilayah pos pengamatan, lokasi dan jumlah pompa air yang dapat beroperasi. 

Aplikasi Pantau Banjir bisa diunduh via Google Play Store untuk smartphone Android atau melalui tautan ini.

3. Aplikasi Qlue

Aplikasi ini menampilkan beragam laporan terkait layanan publik. Pengguna yang berdomisili di Jabodetabek bisa melaporkan kondisi banjir terkini di lingkungan mereka.

Pengelola aplikasi ini bekerjasama dengan Pemprov DKI Jakarta, sehingga laporan banjir dari warga bisa diterima oleh tim terkait dari Suku Dinas Tata Air agar bisa menindaklanjuti lebih cepat.

Aplikasi ini juga menampilkan peta banjir Jakarta yang di-update berdasarkan laporan warga. Kamu bisa mengunduh Qlue via Google Play Store atau melalui tautan berikut.

4. Google Maps

Pada aplikasi peta online ini, kau bisa menemukan dan melaporkan informasi penutupan jalan karena banjir melalui fitur “Banjir”.

Pada tampilan peta, kamu bisa tahu jalan yang ditutup akibat banjir. Biasanya ditandai dengan ikon dilarang masuk (forbidden) berwarna merah. Selain itu, ada simbol yang berarti akan dilakukan penutupan jalan berupa tanda seru kuning.

Kamu pun bisa mengetahui informasi lanjutan soal penutupan ruas jalan tersebut di Google Maps. Selain itu, kamu dapat mengakses informasi terkini melalui fitur “Lihat Info Terbaru” yang bakal mengarahkan kamu ke halaman Google Search.

5. Sistem Peringatan Dini Banjir DKI Jakarta

Aplikasi ini dikembangkan oleh Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta. Aplikasi ini memiliki fitur status siaga, peta lokasi stasiun Automatic Water Lavel Recorder (AWLR), prakiraan cuaca, laporan warga, dan foto kegiatan pemantau Tinggi Muka Air (TMA).

Ada pula fitur pantauan kamera CCTV, kontak penting instansi terkait, serta saran dan masukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *