Bisa Panjang Urusannya Kalo Kena 5 Virus PC Paling Berbahaya 2019 Ini

Foto: securityintelligence.com

Tau gak, kalo dalam dekade terakhir ini banyak serangan dunia maya yang terjadi. Serangan tersebut kini sudah menggunakan teknik dan pengkodean terbaru, sehingga ancaman peretasan di dunia maya menjadi semakin tidak terprediksi.

Salah satu media awal para penjahat untuk meretas komputer korban adalah melalui virus komputer. Jadi, kita perlu tahu jenis-jenis virus PC yang berkembang saat ini beserta cara mencegahnya

Oleh karena itu, kami bakal berikan informasi seputar virus komputer paling berbahaya pada tahun 2019. Ini dia daftarnya:

1. B0r0nt0k Ransomware

Baru-baru ini, terdapat virus komputer terbaru bernama “B0r0nt0k” muncul pada 25 Februari 2019. Virus ini mengenkripsi file di server Linux dan menambahkan ekstensi filenya menjadi .rontok ke file yang dienkripsi. 

Meskipun virus ini dirancang untuk sistem Linux dan situs web, ia juga bekerja seperti virus komputer di sistem Windows. Virus komputer ini selain bisa memengaruhi data, juga bisa mengatur startup saat komputer baru dinyalakan.

Penyerang dengan virus ini lalu meminta “imbalan” 20 Bitcoin kepada korbannya. Imbalan tersebut harus dibayar dalam waktu tiga hari sejak hari serangan. Jika tidak dilakukannya, penyerang akan menghapus data secara permanen. Selain itu, virus ini dianggap berbahaya karena bisa mematikan fitur keamanan di komputer. 

2. Yatron Ransomware

Virus komputer satu ini berfungsi seperti ransomware lainnya dan mengenkripsi file yang ditargetkan. Lalu, virus ini bisa menyebar ke komputer lain melalui eksploitasi EternalBlue dan DoublePulsar. 

Tak hanya itu, virus ini juga akan menghapus file yang dienkripsi jika korban tidak membayar tebusan dalam waktu 72 jam. Selain mengeksploitasi kelemahan sistem, ransomware ini akan menyebar melalui program P2P dengan cara menyalin ransomware yang bisa dieksekusi ke folder default.

3. Gandcrab Ransomware

Gandcrab menyebar melalui malvertisements, situs web, atau e-mail spam. Melalui halaman-halaman itu, Gandcrab memasuki celah sistem dan perangkat pengguna.

Setelah aktif, ransomware ini mulai mengumpulkan informasi pribadi pengguna, seperti nama pengguna, jenis keyboard, keberadaan antivirus, IP, versi OS, versi Windows yang digunakan, dan lainnya.

Selanjutnya, virus ini mematikan semua tugas & proses yang berjalan pada sistem agar bisa mulai mengenkripsi data dan file yang ada di sistem.

Hasilnya, virus ini membuat kunci publik dan pribadi pada sistem pengguna, yang kemudian diteruskan ke server penjahat. Setelah kunci dikirim, ia memulai proses enkripsi dengan menggunakan kunci publik yang dihasilkan dan menambahkan ekstensi ‘.GDCB’ ke semua file yang dienkripsi.

Barulah, ia mengirim file yang berisi pesan ke sistem pengguna agar mengirim tebusan dengan imbalan dekripsi data mereka. Nama file dengan pesan tebusan adalah ‘GDCB-DECRYPT.txt’.

4. Thanatos Ransomware

Sepertinya virus ini terinspirasi dari tokoh Thanos di Avengers End Game. Virus ini tersebar melalui iklan, e-mail spam dengan lampiran file berekstensi .dll.

Sekilas, virus Ini sangat mirip dengan virus komputer terkenal, yaitu virus ILOVEYOU. Bedanya, virus ini akan mengenkripsi data yang telah dienkripsi oleh ransomware ini. Proses dekripsinya pun rumit, karena ia menghasilkan kunci yang berbeda setiap kali enkripsi serta kuncinya tidak disimpan di mana saja.

Selanjutnya, virus ini mulai mengenkripsi file dan menambahkan ekstensi ‘.thatatos’ ke file terenkripsi. Lalu, korban akan menerima pesan pembayaran tebusan.

5. Magniber Ransomware

Bisa dibilang, virus komputer terbaru ini sebagian besar aktif di negara-negara Asia. Magniber tersebar melalui malvertisements dan situs web terinfeksi, dimana pengguna akan diarahkan ke halaman kit eksploitasi Magnitude.

Begitu masuk ke dalam sistem, virus ini bakal mengenkripsi data dan file dengan menggunakan kunci khusus. Setelah dienkripsi, ia menambahkan ekstensi .dyaaghemy ke semua file yang dienkripsi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *