Larry Page dan Sergey Brin Mundur dari Alphabet, Digantikan Sundar Pichai

foto: Google

Pendiri Google, Larry Page, mengundurkan diri dari jabatannya sebagai CEO Alphabet pada Selasa (3/12/2019). Posisinya kini digantikan oleh Sundar Pichai. Pichai sendiri telah menjabat sebagai CEO Google, dan kini didapuk sebagai CEO Alphabet.

Tak hanya Page, pendiri Google lainnya, Sergey Brin, juga mundur dari posisinya sebagai Presiden Alphabet. Jabatan yang ditinggalkan Brin tersebut akan ditiadakan dari perusahaan.

Hal tersebut merupakan langkah perombakan yang dilakukan oleh Google beserta perusahaan induknya, Alphabet, susunan direksi. Mereka merampingkan pimpinan kedua perusahaan.

Sebagai informasi, pada awalnya Alphabet dan Google punya CEO masing-masing. Namun, keduanya kini dipimpin oleh satu CEO saja.

“Dengan Alphabet yang sekarang sudah mapan, dan Google serta lini bisnis lainnya beroperasi secara efektif sebagai perusahaan independen, ini adalah waktu yang wajar untuk menyederhanakan struktur manajemen kami,” tulis Page dan Brin dalam blog resmi Google.

Mereka menambahkan: “Kami tidak pernah menjadi orang yang memegang peran manajemen ketika kami berpikir ada cara yang lebih baik untuk menjalankan perusahaan. Alphabet dan Google tidak lagi membutuhkan dua CEO dan seorang Presiden.”

Sesaat setelah informasi tersebut diumumkan ke publik, saham Alphabet di Nasdaq, bursa saham Amerika Serikat, naik sebanyak 0,8 persen. 

Selanjutnya, Pichai akan menjadi eksekutif yang bertanggung jawab dan dipercaya untuk memimpin Google, serta mengatur investasi dalam portofolio Other Bets yang berisi unit-unit usaha lain di Alphabet.

“Transisi ini tidak mempengaruhi struktur Alphabet atau hal-hal yang sedang dikerjakan,” tegas Pichai.

Lalu, kemanakah duo Page dan Brin ini pergi?

Michael Jones, pendiri Google Earth saat diwawancara oleh The New York Times, mengatakan, Page adalah seorang “profesor” yang menjadi pengusaha secara kebetulan. Oleh karena itu, sebenarnya Page tak suka ataupun tertarik untuk menjalankan sebuah perusahaan.

Pandangan serupa juga dilontarkan Jones atas Sergey Brin. Bahkan, Brin disebut memendam hasrat untuk bereksperimen, alih-alih jadi nahkoda sebuah usaha.

Hal tersebut pernah diwujudkannya setelah restrukturisasi pada 2015, dimana Brin “mengasingkan” diri di Google X, salah satu anak usaha Alphabet yang mengerjakan aneka proyek eksperimental, mulai dari Google Glass hingga balon internet.

Dalam tulisan perpisahannya, Page dan Brin mengibaratkan Google sebagai “anak yang sudah tumbuh dewasa”.

“Kami yakin inilah saatnya untuk menjadi ‘orang tua yang bangga’ dengan memberikan saran dan cinta, tapi tak mengurusnya (Google) sehari-hari!” kata mereka.

3 thoughts on “Larry Page dan Sergey Brin Mundur dari Alphabet, Digantikan Sundar Pichai

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *